pernah sekali Syeikh Sha'rawi menegur Hosni Mubarak, presiden Mesir(diktator seperti mostly negara2 arab) tapi jolo ko hok die oyak tu??jadi sungguh ko?tapi best betol dio kecek..bahasa tinggi..
terjemahan seperti berikut :
Dan sesungguhnya aku (Sheikh Mutawalli Sya'rawi) wahai Tuan Presiden (Husni Mubarak),aku berdiri di ambang pintu dunia ini untuk menyambut saat kematian yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Maka tidak akan sekali2 akan aku akhiri hayatku ini dengan kemunafikan dan tidak akan sekali2 akan aku zahirkan dari diriku ini dengan penipuan. Akan tetapi, aku ingin menyampaikan satu ungkapan sekali lagi kepada umat seluruhnya,kerajaan dan bala tenteranya,pembangkang dan penyokongnya, dan rakyat malangnya mereka lebih cenderung bersikap pasif. Aku ingin mereka mengetahui bahawasanya pemerintahan itu berada di tangan Allah yang mana dikurniakannya kepada sesiapa yang dikehendakiNya. Maka janganlah kamu berkomplot untuk mendapatkan pemerintahan itu dan janganlah ada tipu helah untuk sampai kepadanya(pemerintahan). Sesungguhnya kebenaran Allah SWT itu telah termaktub, tatkala menceritakan perbualan antara Nabi Ibrahim dan Namrud, apa yang Allah SWT katakan padanya?"Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang berhujah dengan Nabi Ibrahim tentang Tuhannya(Allah) -padahal dia seorang yang kafir- kerana Allah telah memberikan orang itu pemerintahan(kekuasaan)….." (Surah al-Baqarah:258). Maka pemerintahan itu ketikamana Allah SWT menurunkannya, Allah SWT berfirman: "…….Dia(Allah) memberikan pemerintahanNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya……" (Surah al-Baqarah:247). Maka janganlah kamu berkomplot terhadap Allah untuk mendapatkan pemerintahan dan janganlah ada penipuan terhadap Allah untuk mendapatkan kekuasaan kerana seseorang itu tidak akan mendapat kekuasaan di dalam pemerintahan Allah melainkan dengan kehendak Allah SWT. Maka jika dia seorang yang adil, maka rakyat akan memperoleh manfaat dengan keadilannya, dan jika dia seorang yang tidak adil dan zalim, maka Allah akan menjelekkan kezaliman itu dan menghodohkannya dalam diri setiap manusia. Maka disebabkan kezaliman yang telah dia lakukan, rakyat akan membenci setiap orang yang zalim walaupun mereka tidak membenci pemerintah tersebut. Oleh yang demikian itu, aku ingin mengatakan sesuatu kepada kaumku sekalian, sesungguhnya kami -alhamdulillah- telah jelas kepada kami kebenaran janji2 Allah pada kata-kataNya berdasarkan peristiwa2 yang telah berlaku. Maka bagaimana telah kami menafsirkan kata2 Allah "…..wayamkuruuna wayamkurullah…"(…dan mereka memikirkan tipu daya, dan Allah menggagalkan tipu daya itu….) (Surah al-Anfaal:30). Maka bagaimana telah kami menafsirkan kata2 Allah:"Innahum yakiiduna kaidan"*" waakiidu kaidan"(sesungguhnya orang kafir membuat tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya* dan Aku juga membuat tipu daya dengan sebenar-benarnya)(Surah at-Thariq:15&16). Allah SWT ingin menetapkan ciri2 kerakyatanNya ke atas makhluk ciptaanNya, maka aku menasihatkan barangsiapa yang terlintas di dalam kepalanya untuk menjadi pemerintah, aku menasihatkannya supaya jgn meminta-minta (utk menjadi pemerintah), bahkan hendaklah dia diminta utk menjadi pemerintah. Sesungguhnya Rasulullah sallallahu a'laihi wassalam pernah bersabda:" Barangsiapa yg diminta untuk sesuatu perkara(memerintah), maka Allah akan memberi bantuan kepadanya(dlm pemerintahannya), dan barangsiapa yang meminta sesuatu(menjadi pemerintah), maka akan dipertanggungjawabkan(pemerintahan itu) kepadanya. Wahai Tuan Presiden, akhir sekali apa yg mahu aku perkatakannya kepada kamu, dan kemunkinan ini adalah pertemuan terakhirku dengan kamu, ' Jika nasib kami bergantung pada kamu, maka semoga Allah memberi petunjuk kepadamu, dan jika nasib kamu berada pada tangan kami. maka semoga Allah menolong kamu dlm menanggung beban(utk menghadapi kami).
credit to syeikh Shahrul Effendi fi dimasyq..die siap buleh syarah lagi kate2 nih..
No comments:
Post a Comment